Jumat, 13 Juni 2014

Sang Pemimpi

Aku insan bodoh yang selalu bermimpi , bermimpi disaat  matahari bersinar
Bermimpi disaat semua orang tertidur , terlelap ...
Aku lah manusia Idiot yang ingin menggapai mimpi , yang kata mereka
tidak mungkin .
Aku batu kecil yang tidak pernah dipakai , terbuang begitu saja
ketika mereka menginjakku, Aku dilempar jauh entah dimana
Namun, aku bermimpi jika aku tumbuh dan menjadi batu besar ,
aku akan menjadi beton besar ...
Aku lelah menunggu semua itu tiada mungkin .
Aku begini-begini saja ...
Suatu hari Aku dilempar lagi oleh mereka , Aku bertanya-tanya
dimana , dimana kah aku ?
Kupandang semua , Aku seakan besar dan kokoh .
Ooh , Aku tersadar kakiku menginjak negeri Semut nan kecil .
Mereka melihatku melotot ,
Aku bagai beton raksasa tempat berlindung mereka .
seketika aku berdoa " Oh Tuhan engkau sungguh baik,
Ketika aku tidak dianggap disana, engkau mengirim ku
ketempat yang indah dimana aku bisa berguna bagi mereka "
Inilah Aku batu Kecil Sang Pemimpi ...

~Laurenza

Rabu, 21 Mei 2014

*Prihatin*

berdasi kokoh dipuncak baju putih bersihmu
bersuara lantang bagai gemuruh
datang duduk manis terlelap
pulang kantongi lembar-lembar rupiah
diam menggerogoti kayu keropos
berwibawa bagai tiada cela
lirik sana lirik sini
senada kedipkan mata
kami hanya sebagai penonton
pandangi kalian makan uang kami
Saya Prihatin....
Hartamu menjalar sana sini
tak hirau kami disini
duduk pinggir jalan tangan merendah ,
lemah dan terpuruk
berharap secuil batu keras tak bernilai
Saya prihatin
Bapak,Ibu yang duduk manis di senayan sekitarnya
Di gedung kebohongan .
Kami Prihatin 

*Sendu*

termenung, masih ku duduk sepi
beratap lelah
beralas pilu
mencari cari ara yang masih tumbuh
mencari kehangatan di padamnya api.
ooh , dimana
membakar luka pedih 
goresan merah pekat 
hiasi perjalanan ini
mencari, ooh sendu relung
tak henti sayup sayup kicau 
kian hangat oleh sapa senyummu
seakan burung tak ingin pulang 
tatap dikau lontarkan senyum pada ku
aku masih bertahan akan Kanda

*Berlalu*

Saya Pecinta Sastra bidang Puisi .
ini salah satu Puisi Ciptaan saya ...
Maaf masih gak beraturan , Pemula nihhhh

Berlalu
                                Laurenzaaa

Ingin ku putar kembali,
Putar kembali arah jam waktu,
Kubalik semua,
Kucari lagi ....
Kutemukan lembaran indah,
Tergores nama mu,
Aku bimbang, Aku resah,
Mengapa berlalu,
Aku masih butuh dikau....
Kucoba lawan putaran waktu,
Namun semua memburu,
Aku pun mati disini untuk sebuah perjuangan,
perjuangan berat ini,
Goreskan luka dihati,
Telah berlalu semua rasa itu,
Mustahil ku tunggu,
Mati sudah rasaku 

Minggu, 18 Mei 2014

I'm Manchunian


Sudah sejak lama saya mengidolakan Manchester United.
Walaupun akhir-akhir ini performa mereka tidak stabil.
Terlebih lagi saya kira ada faktor kepelatihan, saya kurang suka dengan pelatih 
Manchester United itu .
Manchunian adalah nama fans loyal Manchester United .
Pemain idola saya Wayne Rooney.
Salam Manchunian